Sabtu, 15 Juni 2013

Cara Mengobati Penyakit Biduran Secara Alami


    Biduran yang lebih tepat dipanggil dalam dunia kedokteran sebagai Urtikaria memang penyakit yang tidak mengenakkan, rasa gatal dan risih akan menghinggapi diri kita terutama saat cuaca sedang dingin. Sebenarnya penyakit biduran ini merupakan tanda-tanda dari reaksi pembulih darah terhadap kulit, penyebabnya bisa jadi karena rangsangan tertentu. 
     
    Biasanya, orang yang mengalami biduran akan mengalami benjolan yang merupakan pembengkakan pada lapisan dermis kulit kita. Dan biasanya penulis terserang pada bagian pinggang, meski tidak menutup kemungkinan untuk daerah lain juga akan terkena penyakit biduran ini. Sebaiknya melakukan pengobatan langsung begitu tanda-tanda atau gejala penyakit biduran menyerang kita agar tidak menjadi semakin parah. Adapun beberapa gejala yang mungkin timbul karena penyakit biduran ini adalah sebagai berikut :
  1. Memerahnya kulit atau wajah kita, dan biasanya wajah kita juga menjadi tebal sedangkan mata kita akan menjadi semakin sipit, gejala ini terjadi jika penyakit biduran menyerang sekitar wajah kita.
  2. Munculnya rasa gatal yang menyerang kulit kita pada bagian yang terkena biduran, dan apabila kita menggaruknya, rasa gatal akan semakin menjadi-jadi.
Setelah mengetahui gejala-gejala yang ditimbulkan oleh penyakit biduran, tentu kita bisa mengantisipasi terutama saat penyakit biduran ini menyerang kita. Jika gejala-gejala penyakit biduran diatas sudah mulai terasa pada tubuh kita, segeralah mengobati penyakit biduran dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti dibawah ini:
 
Cara Mengobati Penyakit Biduran Secara Alami I
Adapun ramuan obat sebagai cara mengobati biduran secara alami adalah sebagai berikut. Siapkan bahan-bahan dibawah ini : 
  • Kunyit
  • Kapur Sirih
  • Jeruk Nipis
  • Garam
  • Air
Sedangkan cara membuat obat biduran ini adalah sebagai berikut :
  1. Masukkan sedikit garam kedalam segelas air lalu aduk hingga merata.
  2. Kunyit yang sudah kita persiapkan tadi kita parut, lalu hasil parutan ditambahkan larutan air garam tadi dan aduk hingga merata.
  3. Biarkan campuran tadi selama satu malam penuh, biarkan mengendap dan setelah mengendap air yang berada diatas endapan kita ambil sebagai obat biduran.
  4. Langkah belum selesai sampai disitu, cara selanjutnya adalah mengambil air kunyit sebanyak 2 sendok makan.
  5. Ambil juga jeruk nipis yang sudah dipersiapkan lalu belah dan peras airnya.
  6. Air kunyit sebanyak dua sendok tadi kita campurkan dengan beberapa tetes air jeruk nipis. Tambahkan pula dengan sedikit saja kapur sirih dan aduk ramuan tersebut hingga merata.
  7. Sekarang kamu sudah bisa mengkonsumsi dengan cara meminumnya. Minumlah dua kali dalam sehari dan lakukan secara rutin.


Cara Mengobati Penyakit Biduran Secara Alami II
Sedangkan ramuan kedua yang akan kita buat membutuhkan beberapa bahan seperti dibawah ini :
  • Bawang Merah 5 gram
  • Biji Adas 10 gram
  • Kunyit 15 gram
  • Air panas secukupnya
    Setelah semua bahan diatas terkumpul, maka cara meracik obat tradisional diatas adalah sebagai berikut:
    1. Biji adas, Bawang merah dan kunyit yang telah terkumpul tadi ditumbuk hingga halus, dan lumatkan semuanya.
    2. Lalu setelah itu tambahkan air panas dan aduk hingga merata.
    3. Saring adonan atau tumbukkan yang sudah halus tadi dan bercampur dengan air, ambil airnya saja.
    4. minum air hasil saringan yang baru saja kita buat.
    5. Minum racikan obat penyakit biduran diatas dua kali dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari, dan minumlah secara rutin.

    Setelah mencoba salah satu dari dua ramuan obat biduran diatas diharapkan penyakit biduran kamu bisa terobati dengan segera. Selamat mencoba ramuan cara mengobati penyakit biduran secara alami.


    Minggu, 29 Juli 2012

    Internet Protokol

    Protokol adalah suatu tatacara yag digunakan untuk melaksanakan pertukaran data anatara dua buah sistem dalam sebuah jaringan. Dalam hal ini kedua sistem bisa saja berbeda sama sekali. Standar protokol yang terkenal adalah OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (Internasional Standard Organizasation). 
     
                                           
     
    Standar OSI mendefinisikan 7 layer (lapis) seperti gambar dibawah ini :
    7. Aplikasi
    6. Presentasi
    5. Sesi
    4. Transport
    3. Jaringan
    2. Data Link
    1. Pyshical

    Pengertian dari tiap masing - masing layer :
    1. Pyshical adalah menjamin pengiriman data dalam bentuk deretan bit melalui media transmisi dari satu simpul.
    2. Data Link adalah menjamin blok data yang mengalir ke layer jaringan benar-benar bebas kesalahan.
    3. Jaringan adalah mengatur rute paket data dari satu simpul sumber ke simpul tujuan dengan jalur koneksi.
    4. Transport adalah menyediakan hubungan yang handal antara duabuah simpul yang berkomunikasi.
    5. Sesi adalah membentuk dan memelihara koneksi antar dua buah apikasi yang sedang berjalan.
    6. Presentasi adalah melakukan pengonversian pesan.
    7. Aplikasi adalah menyediakan layanan komunikasi dalam bentuk progam aplikasi. 

    Media Transmisi

    Media transmisi dikenal juga dengan sebutan media komunikasi yang digunakan sebagai penghubung antara pengirim dan penerima untuk melintaskan isyarat. Media seperti ini dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu :
    I. Media berkabel (bounded media/ guided media/ hard media), dan
    II. Media tak berkabel (wireless media/ unbouded media/ unguided media/ soft media).

    I. Media Berkabel
    Media berkabel menyatakan media transmisi yang menghubungkan pengirim dan penerima yang secara fisik berupa kabel. Yang termasuk media kategori ini :
    1.) Kabel pasangan terpilin (twisted pair),
    2.) Kabel coacsial (coacsial cable atau coax), dan
    3.) Kabel serat optik.

    Kabel pasangan terpilin (twisted pair cable) biasa disebut dengan kabel telepon, karena kabel ini biasa dipakai sebagai penghubung pesawat telepon dengan jalur telepon. Setiap dua kabel (disebut sepasang) saling dipilin dengan tujuan untuk mengurangi interfensi elektromagnetik terhadap kabel lain atau terhadap sumber eksternal. Kabel ini pada umumnya terdiri dari 2 atau 4 pasang kabel yang diselubungi dengan penyekat (insulator). Macam kabel pasangan terpilin diantaranya : UTP (unshielded twisted pair), dan STP (shielded twisted pair).
     
    Kabel UTP
     
    Kabel STP kurang populer dibandingkan UT. Kabel ini diperkenalkan pertama kali oleh IBM pada awal tahun 1980-an. Kabel ini biasa dipakai pada installasi IBM, pada jaringan token-ring. Harga STP mahal sekali daripada harga UTP, tetapi mampu mengurangi interferensi dengan lebih baik (karena pelindung yang melingkupi pasangan kabel terpilin berperan mengurangi interferensi). Adapun UTP sangat popular karena murah dan mudah dipasang.
     
    Kabel STP

    Saat ini yang biasa digunakan pada LAN (Local Area Network) dengan kecepatan 10 dan 100 Mbps. Adapun kategori UTP menurut EIA (The Electronics Industries Association) sendiri ada 5 macam, ini beberapa spesifikasi UTP antara lain :
    a. 100BaseT
    100BaseT merupakan spesifikasi yang dihasilkan oleh fast ethernet Alliance kepada IEEE. Spesifikasi ini mendefinisikan implementasi Ethernet dengan kecepatan 100 Mbps dengan menggunakan kabel pasangan terpilin kategori 5 sebanyak dua pasang pada jarak 100 m.
    b. 100BsaseVG
    100BaseVG merupakan usulan yang diajukan oleh Hewlett Packard dan AT&T diterapkan pada jaringan berkecepatan 100 Mbps, dengan konfigurasi bintang (star), merupakan 4 pasang kabel UTP. VG berasal dari Voice Guide.

    Kabel koaksial mengandung penghantar yang terbuat dari tembaga pada bagian inti. Penghantar ini diselubungi dengan pnyekat (insulator). Penyekat ini berfungsi dengan anyaman kawat. Selanjutnya, anyaman kawat ini dibaungkus dengan penyekat. Bentuk irirsan kabel koaksial dapat dilihat seperti ini :

    Kable Koaksial
    Kabel koaksial biasa digunakan untuk koneksi jaringan lokal LAN, koneksi TV kabel, dan antena TV. Kecepatan data berkisar antara 100 Mbps sampai 2,4 Gbps. Jenis-jenis kabel koaksial :
    1. RG-8, digunakan untuk Thick Ethernet
    2. RG-9, digunakan untuk Thick Ethernet
    3. RG-11, digunakan untuk Thick Ethernet
    4. RG-58, digunakan untuk Thin Ethernet
    5. RG-69, digunakan untuk televisi


    Kabel serat optik, berbeda dengan kabel pasangan terpilin dan koaksial (yang meggunakan isyarat listrik), kabel serat optik membawa isyarat data dalam bentuk berkas cahaya. Kabel ini biasa digunakan pada LAN berkecepatan gigabit per detik. Perlu diketahui, cahaya dapat mengalirdengan kecepatan 300.000 km/detik dalam ruang hampa. Kecepatan cahaya dalam media transmisi tergantung kecepatan media. Semakin besar, semakin lambat. Sistem transmisi optik memiliki tiga komponen, yaitu sumber cahaya, media transmisi, ditektor cahaya.

    Kabel Serat Optik
    Keuntungan kabel serat optik dibandingkan dengan kedua kabel pendahuunya :
    - Memiliki lebar jalur yang lebih besar. 
    - Lebih ringan dann lebih kecil.
    - Tidak terinterfrensi oleh elektromagnetik dan tidak terjadi cakap-silang antar serat optik.
    - Suilt untuk disadap dan jauh lebih mahal.

    II. Media Tak Berkabel
    Media tak berkabel adalah media transmisi yang tidak menggunakan kabel. Termasuk dalam media ini yaitu :
    1. Mikrogelombang
    2. Satelit
    3. Inframerah
    4. Gelombang radio

    Topologi Jaringan

                                                  star.png (301×255)

    Topologi jaringan menyatakan susunan komputer secara fisik dalam suatu jaringan. Berbagai kemungkinan topologi : bintang, cincin, bus, mesh, pohon, dll. Secara sekilas model untuk keseluruhan topologi dapat dijelaskan satu persatu.

    1. Topologi Bintang (Star)
    Pada topologi ini terdapat yang betindak sebagai pusat pengontrol. Semua simpul yang hendak berkomunikasi selalu melalui pusat pengontrol tersebut. Dalam hal ini pusat pengontrol berupa Hub atau Switch.

    Kelebihan topologi bintang :
    - Mudah dikelola dan dihubungkan
    - Kegagalan pada sebuah komputer tidak berpengaruh pda seluruh jaringan

    Kelemahan topologi bintang :
    - Kegagalan pada suatu pusat pengontrol akan menyebabkan kegagalan jaringan secara keseluruhan.
    - Jika pusat pengontrol berupa hub (bukan berupa switch), kecepatan transmisi menjadi lambat.

    2. Topologi Cincin (Ring) 
    Topologi cincin mirip dengan topologi bus. Informasi dikirim oleh sebuah komputer akan dilewatkan ke media transmisi, melewati satu komputer ke komputer berikutnya. Kelemahan topologi cincin terletak pada kegagalan salah satu simpul. Jika ada satu saja simpul yang mengalami kegagalan, maka semua hubungan akan terputus. Pada topologi bus kegagalan pada simpul (bukan pada bus) tidak memengaruhi simpul yang lain.

    3. Topologi Bus
    Pada topologi ini semua simpul (umumnya komputer) dihubungkan melalui kabel yang disebut bus. Kabel yang digunakan adalah kabel koaksial. Setiap komputer perlu membaca alamat dalam pesan. Sekiranya alamat pada pesan cocok dengan alamat komputer pembaca, komputer tersebut akan segera mengambil pesan tersebut.

    Kelebihan topologi bus :
    - Instalasi mudah
    - Biaya murah

    Kekurangan topologi bus :
    - Jika kabel utama putus, maka semua komputer tidak bisa saling berhubungan.
    - Jika kabel utama sangat panjang dan terdapat gangguan pencarian penyebab masalah terjadi sangat sulit.
    - Jika banyak komputer yang aktif akan terjadi tabrakan sehingga mengakibatkan kecepatan pengiriman data menjadi berkurang.

    Jaringan Komputer


    1. Local Area Network (LAN)

    LAN adalah jaringan komputer yang mencakup area dalam satu ruang, gedung, atau beberapa gedung yang berdekatan. Sebagai contoh, jaringan dalam sati kampus yang terpadu atau disebelah sebuah lokasi peusahaan tergolong sebagai LAN.

    LAN umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel UTP, kabel koaksial atauun serat optik. Namun juga yang tidak menggunakan kabel dan disebut dengan Wireless LAN ( WLAN ) atau LAN tanpa kabel. Kecepatan LAN berkisar dari 10 Mbps sampai 1 Gbps. Menurut tipenya LAN dapat berupa cliet/server dan peer-to-peer.


    2. Metropolitan Area Network (MAN)

    MAN adalah jaringan yang mencakup area satu kota dengan rentang sekitar 10-45 km. Jaringan yang menghubungkan beberapa bank yang terletak dalam satu kota atau kampus yang tesebar dalam beberapa lokasi tergolong dalam jaringan MAN. Jaringan seperti ini umumnya menggunakan media transmisi dengan mikrogelombang atau gelombang radio.


    3. Wide Area Network (WAN)


    WAN dirancang untuk menghubungkan komputer-komputer yang terletak pada suatu cakupan geografis yang luas, seperti hubungan kota antar kota di dalam suatu negara bahkan antar negara. Ini sama dengan Internet. Jarak yang bisa ditempuh oleh suatu jaringan WAN berkisar pada 100 KM – 1000 KM. Dan mempunyai kecepatan antara 1.5 Mbps – 2.4 Gbps. Dalam WAN biaya untuk peralatan transmisi lebih tinggi, karena memerlukan perangkat yang lebih banyak lagi dan biasanya membutuhkan suatu Router, dan biasanya jaringan jaringan WAN dimiliki dan dioperasikan oleh jaringan publik.
     
    Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver